Ads Top

Lika-liku PSK Tiongkok di Medan, 'Service' Para Pejabat Demi Data Intelijen



Wanita-wanita pekerja seks komersial (PSK) berdarah asing belakangan dikhawatirkan merupakan mata-mata alias intelijen yang sengaja disusupkan. Pihak Imigrasi pun mulai diwanti-wanti.

Nah, bagaimana dengan para chungkuok yang juga sempat ‘menginvasi’ Kota Medan?

PSK asing lagi bikin repot aparat negeri ini. Di Kota Medan, PSK asing asal Tiongkok sempat menggegerkan para ‘hidung belang’ berkantong tebal, beberapa tahun silam.

Kala itu, tempat hiburan di Jalan Putri Hijau disebut-sebut sebagai gudangnya PSK yang populer dengan sebutan chungkuok tersebut.

Meski kini kabarnya mulai senyap, konon PSK asal Tiongkok masih beroperasi. Kabarnya pula, mereka hanya dapat ditemui di tempat hiburan berkelas, dengan pola pemesanan (booking) yang tak diketahui orang awam.

Dikonfirmasi kru Metro24Jam, baru-baru ini, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas I Medan, Petrus Teguh, tidak menampik kemungkinan masih beroperasinya para chungkuok.

Pihaknya pun sedang melakukan investigasi untuk bisa menjaring wanita-wanita yang melayani para hidung belang hanya dengan isyarat, lantaran tak bisa berbahasa Indonesia itu.

“Kita terus-menerus mengawasi semua yang namanya TKA (tenaga kerja asing). Jadi tak hanya PSK,” ujarnya gamblang. Untuk yang beroperasi sebagai PSK, pihaknya memastikan mereka masuk secara gelap atau memalsukan keterangan yang berkaitan dengan dokumen keimigrasian.

Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya mendata di Sumatera Utara terdapat 980 TKA. Mereka bekerja di berbagai sektor, namun yang terbesar ada di proyek-proyek kelistrikan, misalnya PLTU Belawan dan Langkat.

Sementara itu di Jakarta, beberapa waktu lalu, sejumlah PSK asing berhasil dijaring dari sejumlah lokasi hiburan malam. Maraknya pemberitaan tentang banyaknya PSK asing yang masuk ke negeri ini sontak memunculkan kekhawatiran bagi sejumlah kalangan.

Sebab, bukan tidak mungkin para PSK itu merupakan mata-mata yang sengaja disusupkan oleh negara asalnya untuk mengetahui lebih banyak informasi tentang Indonesia.

Kekhawatiran itu bukanlah sesuatu yang bersifat paranoid semata. Pengamat militer dan intelijen, Al Chaidar, menyebut fenomena intel asing berkedok PSK merupakan hal jamak terjadi di beberapa negara yang tengah menjalani persaingan seperti Indonesia.

Menurutnya, perempuan terutama yang berparas cantik lebih luwes dan mampu menjalin hubungan dengan target mereka.

“PSK merupakan salah satu cara yang tepat untuk menjalin hubungan, terutama dengan orang berpengaruh,” kata Al Chaidar di Jakarta, baru-baru ini. Al Chaidar melanjutkan, wanita PSK intel juga mudah diterima oleh kalangan berpengaruh, apalagi perawakan mereka mudah meluluhkan hati targetnya.

“Cara ini yang digunakan negara-negara kuat, terutama pada masa perang dunia kedua,” tuturnya. Biasanya negara-negara seperti Amerika Serikat, Rusia, Cina, Inggris, dan Jerman memakai cara seperti ini.

Dia sendiri meminta agar Ditjen Imigrasi lebih cermat dan tidak percaya begitu saja kalau wanita yang ditangkapnya itu adalah PSK. “Data dirinya harus diselidiki. Bisa jadi dia anggota organisasi militer negara tertentu,” pungkasnya. (zal/gun/berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.