Ads Top

Bupati Digrebek Saat Sedang Nikmati Tubuh Mulus Istri Polisi



Warga Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, dibikin terkejut. Bupati mereka, Yantenglie diduga selingkuh dengan pegawai rumah sakit berinisial FY yang juga istri anggota Polri. FY dan Yantenglie dipergoki tanpa busana, dini hari tadi. Polda Kalimantan Tengah akan menyelidiki kasus ini.

Keterangan diperoleh merdeka.com, cinta terlarang keduanya dibongkar oleh Aipda SH suami FY di tempat tugas FY di RS Mas Amsyar Kasongan, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Sebelumnya, SH, pulang ke rumahnya di kawasan Kasongan Lama, dan tidak ada istri di rumahnya.

"Pak polisi (Aipda SH) pulang, tapi kunci rumah dibawa istrinya yang lagi tugas malam di rumah sakit. Kemudian dia menyusul istrinya ke rumah sakit," kata seorang warga Katingan, Sahruddin, kepada merdeka.com, Kamis (5/1).

Ternyata FY pun tidak ada di rumah sakit, tempat dinasnya. Penasaran, SH terus mencari keberadaan istrinya hingga ke sebuah rumah di kawasan Jalan Nangka. Belum diketahui jelas siapa pemilik rumah itu.

"Pak SH kemudian melihat tas, rokok milik istrinya di sebuah rumah. Melihat itu, dia langsung mendobrak pintu depan rumah, kemudian memeriksa kamar. Melihat FY sedang tidur dengan seorang laki-laki tanpa baju. Yang mengejutkan, ternyata itu Pak Bupati," ujar Sahruddin.

Belum diketahui jelas kejadian selanjutnya pasca-keduanya dipergoki tanpa busana oleh SH. Namun demikian, SH belakangan melaporkan temuannya ke Polsek Katingan Hilir.

"Kami tidak percaya, tapi itu Pak Bupati (Yantenglie)," sebut Safaruddin.



Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah AKBP Pambudi Rahayu, membenarkan peristiwa dugaan perselingkuhan melibatkan bupati. Saat ini kata dia, Polres Katingan berencana melimpahkan penanganan kasus itu ke Polda Kalimantan Tengah di Palangkaraya.

"Kita masih menunggu kedatangan orang yang diduga melakukan perselingkuhan. Ini yang bersangkutan dari Polres menuju ke Polda. Ini kita masih menunggu di Polda ya," kata Pambudi.

"Ya yang bersangkutan bupati. Pasangannya istri dari anggota Polri, betul sekali. Kita masih tunggu ya kedatangannya ke Polda. Begitu di Polda, kita periksa, baru kita kasih keterangan lengkap," tandasnya.

[mdk]

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.